Nama : Isaac Newton
Lahir : Lincolnshire,
4 Januari
1643 (KJ: 25 Desember 1642)
Wafat : 31 Maret 1727 (KJ :20 Maret 1727)
Perjalanan
hidup Isaac Newton :
1654
– 1661: Newton mengenyam pendidikan di sekolah The King's School yang
terletak di Grantham
Keluarganya mengeluarkan Newton dari sekolah
dengan alasan agar dia menjadi petani saja, bagaimanapun Newton tidak menyukai
pekerjaan barunya. Kepala sekolah King's School kemudian meyakinkan ibunya
untuk mengirim Newton kembali ke sekolah sehingga ia dapat menamatkan
pendidikannya. Newton dapat menamatkan sekolah pada usia 18 tahun dengan nilai
yang memuaskan.
1661 :Newton diterima di Trinity
College Universitas Cambridge sebagai seorang sizar
(mahasiswa yang belajar sambil bekerja)
1665 :
Newton menemukan teorema binomial umum dan mulai mengembangkan teori matematika
yang pada akhirnya berkembang menjadi kalkulus
dan newton pun mendapatkan gelar di Universitas Cambrige.
Universitas
Cambridge ditutup oleh karena adanya Wabah Besar
1667 :Ia kembali ke Cambridge sebagai
pengajar di Trinity.
1711 :Puncak perselisihan antara Leibniz
dan Newton.
Kebanyakan ahli sejarah percaya
bahwa Newton dan Leibniz
mengembangkan kalkulus
secara terpisah. Keduanya pula menggunakan notasi matematika yang berbeda pula.
Menurut teman-teman dekat Newton, Newton telah menyelesaikan karyanya
bertahun-tahun sebelum Leibniz, namun tidak mempublikasikannya sampai dengan
tahun 1693. Ia pula baru menjelaskannya secara penuh pada tahun 1704, manakala
pada tahun 1684, Leibniz sudah mulai mempublikasikan penjelasan penuh atas
karyanya. Notasi dan "metode diferensial" Leibniz secara universal
diadopsi di Daratan Eropa,
sedangkan Kerajaan Britania baru mengadopsinya setelah
tahun 1820.
Dalam buku catatan Leibniz, dapat
ditemukan adanya gagasan-gagasan sistematis yang memperlihatkan bagaimana
Leibniz mengembangkan kalkulusnya dari awal sampai akhir, manakala pada catatan
Newton hanya dapat ditemukan hasil akhirnya saja. Newton mengklaim bahwa ia
enggan mempublikasi kalkulusnya karena takut ditertawakan. Newton juga memiliki
hubungan dekat dengan matematikawan Swiss Nicolas Fatio de Duillier. Pada tahun
1691, Duillie merencanakan untuk mempersiapaan versi baru buku Philosophiae Naturalis Principia
Mathematica Newton, namun tidak pernah menyelesaikannya. Pada
tahun 1693 pula hubungan antara keduanya menjadi tidak sedekat sebelumnya. Pada
saat yang sama, Duillier saling bertukar surat dengan Leibniz.
1716 : Perselisihan antara newton dan Leibniz berakhir
Newton umumnya diakui sebagai
penemu teorema binomial umum yang berlaku untuk semua
eksponen. Ia juga menemukan identitas Newton, metode Newton,
mengklasifikasikan kurva bidang kubik, memberikan kontribusi yang substansial
pada teori beda hingga, dan merupakan
yang pertama untuk menggunakan pangkat berpecahan serta menerapkan geometri koordinat untuk
menurunkan penyelesaian persamaan Diophantus. Ia
dipilih untuk menduduki jabatan Lucasian Professor of Mathematics pada
tahun 1669
1670-1672 :Newton mengajar bidang optika.
Semasa periode ini, ia
menginvestigasi refraksi
cahaya, menunjukkan bahwa kaca prisma dapat membagi-bagi cahaya putih menjadi berbagai
spektrum warna, serta lensa
dan prisma keduanya akan menggabungkan kembali cahaya-cahaya tersebut menjadi
cahaya putih.
1679 : Newton kembali mengerjakan mekanika benda langit, yaitu gravitasi
dan efeknya terhadap orbit planet-planet, dengan rujukan terhadap hukum Kepler
tentang gerak planet
1687 :Tepatnya
5 juli 1687,Newton mempublikasikan karyanya yang berjudul Principia
Dalam karyanya ini Newton menyatakan hukum gerak Newton yang memungkinkan banyak
kemajuan dalam revolusi Industri yang kemudian terjadi. Hukum
ini tidak direvisi lagi dalam lebih dari 200 tahun kemudian, dan masih
merupakan pondasi dari teknologi non-relativistik dunia modern. Dia menggunakan
kata Latin
gravitas (berat) untuk efek yang kemudian dinamakan sebagai gravitasi,
dan mendefinisikan hukum gravitasi universal.
Berkat
Principia, Newton diakui dunia internasional Dia mendapatkan lingkaran
pengagum, termasuk matematikawan kelahiran Swiss Nicolas Fatio de Duillier, yang menjalin
hubungan yang intens dengannya sampai 1693, saat hubungan tersebut mendadak
berakhir. Pada saat bersamaan Newton menderita gangguan saraf.
1689-1690 :Newton
adalah anggota Parlemen Inggris
1690-an :Newton
menulis sejumlah risalah keagamaan yang membahas penafsiran harfiah Alkitab
1705 :Pada bulan April, Ratu Anne mengangkat
Newton sebagai Kesatria pada saat kunjungan ke Trinity College, Cambridge.
Pengangkatan ini kemungkinan didorong oleh perhitungan
politik sehubungan dengan pemilihan Parlemen pada bulan Mei 1705, daripada
pengakuan karya-karya ilmiah Newton ataupun jasanya sebagai Empu Percetakan
Uang Logam Newton adalah ilmuwan kedua yang diangkat sebagai kesatria, setelah Francis Bacon.
1727 :Newton
wafat,tepatnya pada tanggal 31 maret 1727
Mendekati
akhir hayatnya, Newton bertempat tinggal di Cranbury Park, dekat Winchester dengan
kemenakan perempuan dan suaminya, sampai wafatnya pada tahun 1727.
Setelah
kematiannya, tubuh Newton ditemukan mengandung sejumlah besar raksa, mungkin sebagai
akibat studi alkimianya. Keracunan air raksa dapat
menjelaskan keeksentrikan Newton di akhir hayatnya.

0 komentar:
Posting Komentar